Become A Donor

Become A Donor
Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Contact Info

684 West College St. Sun City, United States America, 064781.

(+55) 654 - 545 - 1235

info@zegen.com

Latest Posts

Gereja Turun Tangan: YHS Lembah Pujian Manado Bangun Dinding Penahanan di Titik Maut Batu Kota

Gereja Turun Tangan: YHS Lembah Pujian Manado Bangun Dinding Penahanan di Titik Maut Batu Kota

MANADO, YHSNews — Ada pertigaan di kawasan Kelurahan Batu Kota, Kecamatan Malalayang yang sudah terlalu lama menyimpan duka. Jalan menurun yang terjal di titik itu bukan sekadar ruas jalan biasa — ia telah berulang kali menjadi lokasi kecelakaan yang merenggut nyawa dan meninggalkan luka bagi banyak keluarga di kota ini.

Menyaksikan duka yang terus berulang, Gereja YHS Lembah Pujian Manado memilih untuk tidak sekadar berdoa dari kejauhan. Mereka mengambil langkah nyata.


Ketika Gereja Bergerak Keluar dari Tembok Gedung

Tidak semua pelayanan terjadi di dalam ruang ibadah. Ada kalanya gereja dipanggil untuk turun langsung ke tengah persoalan nyata masyarakat — dan itulah yang dilakukan YHS Lembah Pujian Manado melalui inisiatif pembangunan Dinding Penahanan Benturan di pertigaan rawan Batu Kota.

Menggunakan 400 ban bekas yang dirancang dan disusun secara khusus, titik yang selama ini dikenal sebagai lokasi maut kini mulai bertransformasi menjadi ruas jalan yang lebih aman bagi setiap pengendara yang melintas. Sebuah solusi yang sederhana secara tampilan, namun luar biasa dalam dampak yang diharapkan.


Para Pahlawan Kemanusiaan yang Bergerak Bersama

Yang membuat inisiatif ini semakin istimewa adalah munculnya tangan-tangan kebaikan dari masyarakat sekitar yang dengan tulus memilih untuk berpartisipasi. Mereka bukan sekadar donatur — mereka adalah orang-orang yang memilih menyelamatkan nyawa orang lain di atas keuntungan pribadi mereka sendiri.

Penghargaan setinggi-tingginya kepada para pahlawan kemanusiaan yang telah bergerak bersama:

  • 🔧 Pemilik Bengkel Auto Fresh Kairagi — mendonasikan 200 ban bekas yang bisa saja dijual namun memilih untuk diserahkan demi keselamatan sesama
  • 🍽️ Ibu Ine, Pemilik Rumah Makan di Ruas Jalan Kairagi — turut mendonasikan 200 ban bekas dengan ketulusan hati yang luar biasa
  • 🏪 Oma Pemilik Warung Pertigaan Batu Kota — berkontribusi dengan donasi kerikil yang melengkapi kebutuhan konstruksi di lapangan

Total 400 ban bekas kini berdiri kokoh sebagai fondasi keselamatan di Batu Kota. Setiap ban yang tertata rapi di sana adalah bukti bahwa kebaikan kolektif mampu mengubah sesuatu yang tampak mustahil menjadi kenyataan.


Suara dari Garis Terdepan

Inisiatif ini bukan muncul tiba-tiba. Ia lahir dari kegelisahan yang sudah lama dirasakan oleh para pemimpin gereja yang melihat langsung bagaimana duka terus berulang di titik yang sama.

“Kami berkomitmen untuk selalu ada bagi masyarakat. Gereja harus menjadi garam dan terang yang berdampak nyata bagi kota maupun bangsa.”Ps. Irwan Hasan & Ps. Novita Mononimbar

Pernyataan itu bukan sekadar retorika. Hari ini, dengan ratusan ban yang tertumpuk rapi di Batu Kota, pernyataan itu telah menjadi bukti yang bisa dilihat, dirasakan, dan disentuh oleh siapapun yang melintas di sana.


Gereja yang Berdampak, Bukan Sekadar Bersuara

Di tengah berbagai persoalan kota yang kerap hanya ramai diperbincangkan tanpa solusi, langkah YHS Lembah Pujian Manado ini menjadi contoh konkret bagaimana sebuah komunitas iman bisa menjadi agen perubahan yang nyata. Tidak menunggu pemerintah, tidak menunggu pihak lain — mereka melihat masalah, menggalang kekuatan bersama, dan bergerak.

Ucapan terima kasih yang tulus juga disampaikan kepada seluruh pengerja dan jemaat YHS Lembah Pujian Manado yang telah bersatu hati, tenaga, dan sumber daya dalam misi kemanusiaan ini. Setiap kontribusi, sekecil apapun, adalah bagian dari sesuatu yang jauh lebih besar.


Batu Kota Hari Ini, Kota yang Lebih Aman Esok Hari 🛡️

Harapannya sederhana namun sangat bermakna — tidak ada lagi air mata yang tumpah di pertigaan Batu Kota. Tidak ada lagi keluarga yang harus kehilangan orang terkasih di titik yang sama. Dengan dinding penahanan yang kini berdiri di sana, semoga setiap pengendara yang melintas bisa sampai ke tujuan dengan selamat.

Mari kita terus berdoa bersama agar upaya ini membawa hasil yang nyata, dan kiranya Tuhan Yesus memberkati dan melindungi setiap warga kota Manado yang berlalu lalang di jalan-jalan kita setiap harinya.

Tetap waspada dan berhati-hati di jalan. Tuhan Yesus memberkati Manado! 🕊️✨


Diliput oleh Tim Redaksi YHS Lembah Pujian Manado 📍 Pertigaan Batu Kota, Kec. Malalayang, Manado


#YHSLembahPujianManado #ManadoPeduli #BatuKota #GerejaBerdampak #KeselamatanJalan #Kemanusiaan #PsIrwanHasan #PsNovitaMononimbar #GaramdanTerang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked